Saturday, November 18, 2017

Mulut bau pada anak dan cara pencegahannya


Mulut Bau dalam istilah medis disebut dengan halitosis. Mulut bau tidak hanya terjadi pada orang dewasa, tapi dapat terjadi juga pada anak - anak. beberapa penyebab mulut bau pada anak adalah sebagai berikut : 

  1. Infeksi sinus Kronis. infeksi sinus kronis bisa membuat mulut bau.
  2. Amandel membesar. Makanan dan lendir dari saluran napas dan pencernaan akan tersimpan di dekat amandel, serta lama - kelamaan akan membusuk.
  3. Mulut Kering. Saat ini terjadi, kemampuan alami ludah untuk membersihkan mulut akan menurun. Akibatnya, bakteri tumbuh di dalam mulut dan menimbulkan bau.
  4. Naiknya asam lambung ke tenggorokan. Gejalanya seperti mual yang juga diikuti kolik, sering meludah, tidak tenang saat tidur, suara serak, dan perut tidak nyaman setelah makan.
  5. Kurang menjaga kebersihan gigi dan mulut. Makanan yang tersangkut di sela - sela gigi harusb segera dibersihkan, jika tidak, sisa makanan tersebut akan diurai bakteri sehingga memicu nafas tidak sedap. 
  6. Mengisap jari atau menggigit - gigit ujung selimut. Kebiasaan mengisap jari atau menggigit - gigit ujung selimut ternyata dapat memicu timbulnya napas tidak sedap pada si keci. Tangan yang diisap atau benda - benda lain yang masuk ke dalam mulut kemungkinan besar tidak bersih dan mengandung bakteri.
  7. Infeksi di bagian mulut dan tenggorokan. Jika si kecil mengalami infeksi pada bagian mulut atau tenggorokan, nafas tidak sedap dapat muncul dan tidak akan hilang hanya dengan menggosok gigi.

➤Pencegahan

upaya pencegahan yang bisa dilakukan untuk mencegah anak kita terkena bau mulut adalah :
  1. Pastikan anak cukup minum sepanjang hari. Kurang minum akan mengakibatkan produksi saliva berkurang, Sehingga mulut menjadi kering. Akibatnya, mulut jadi tempat berkembang biak yang baik untuk bakteri penyebab bau mulut.
  2. kalau hidung anak tersumbat, sedot cairan dari hidungnya menggunakan pipet serta air garam, terutama pada malam hari sebelum dia tidur.
  3. Sikat gigi anak dengan teratur. ajari juga cara menyikat gigi yang benar. Balita biasanya masih membutuhkan bantuan ibu untuk menyikat gigi hingga dia berumur tujuh tahun. Selain gigi, coba bersihkan juga lidah anak dengan sikat gigi atau sendok plastik, karena bakteri dan sisa makanann kadang tersisa di lidah.
  4. Masalah pencernaan yang menyebabkan asam lambung juga bisa mengakibatkan bau mulut. Kalau anak terlihat sering meludah, perut sakit setelah makan, perut berbunyi, serta tidur gelisah, bisa jadi hal ini yang jadi penyebab bau mulutnya. Usahakan agar jam makan anak lebih teratur. selain itu, berikan makan dalam porsi yang lebih sedikit, tetapi lebih sering. jaga pula agar anak tetap duduk tegak dan tidak banyak bergerak, setidaknya tiga puluh menit setelah makan.
Baca Juga : biang-keringat-pada-bayi

➤Pengobatan

Pengobatan bau mulut pada anak disesuaikan dengan penyebabnya, kalau setelah 4 - 5 hari balita masih mengalami masalah bau mulut, sebaiknya anda berkonsultasi pada dokter anak.


EmoticonEmoticon